Selasa, 05 Juni 2012

Berenang atau Berjalan Efektif Redakan Nyeri Sebanyak 50%


Apabila mengalami rasa nyeri akibat kerusakan saraf, ada baiknya mencoba olahraga berenang atau berjalan di treadmill. Sebuah penelitian menemukan bahwa berenang ataupun berjalan bisa meringankan rasa nyeri dengan cara mengurangi kadar zat pemicu peradangan yang disebut sitokin. Nyeri neuropatik adalah nyeri kronis umum yang disebabkan oleh serabut saraf yang rusak, tidak berfungsi atau terluka.
Gangguan ini sering dialami pasien trauma, diabetes, HIV, kecanduan alkohol dan gangguan lainnya. Gejala penyakit ini adalah rasa nyeri terbakar dan mati rasa yang tidak dapat diredakan dengan obat nyeri biasa. Beberapa obat antidepresan dan antiepilepsi diketahui sangat membantu meringankan nyeri, tetapi menimbulkan efek samping yang signifikan. Yu-Wen Chen dari China Medical University di Taichung, Taiwan dan rekan-rekannya melakukan penelitian pada tikus jantan yang mengalami cedera saraf sciatic.
"Kami menemukan bahwa berenang atau berjalan efektif mengurangi rasa nyeri sebesar 30 - 50 persen. Kegiatan tersebut juga mengurangi sitokinin yang memicu peradangan dalam jaringan saraf sciatic," kata Chen seperti dilansir Medicaldaily.com, Selasa (5/6/2012). Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Anesthesia & Analgesia ini mengkonfirmasi penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa peradangan dan sitokin berperan dalam perkembangan nyeri neuropatik dalam merespon cedera saraf.
Para peneliti mencatat bahwa olahraga juga meningkatkan pengeluaran dari heat shock protein-27 yang berkontribusi pada penurunan kadar sitokin. Temuan ini mendukung pendapat ahli kesehatan pada umumnya yang merekomendasikan olahraga untuk pasien yang mengalami berbagai jenis nyeri kronis. Hasil penelitian yang dilakukan Chen ini juga mendukung temuan sebelumnya yang menyatakan bahwa peradangan menambah perkembangan nyeri neuropatik.
Kesimpulan ini menegaskan kemungkinan peran sitokin dalam memicu peradangan. "Aktivitas fisik mungkin tidak sepenuhnya menghilangkan nyeri neuropatik. Namun temuan terbaru ini mendukung manfaat olahraga dalam mengurangi rasa sakit kronis yang berhubungan dengan kerusakan saraf. Kami menyarankan olahraga sebagai terapi tanpa obat untuk mengobati nyeri neuropatik," kata Chen.
By:Putro Agus Harnowo - detikHealth

0 komentar:

Template by : kendhin x-template.blogspot.com