Selasa, 05 Juni 2012

6 Hal yang Merusak Diet

Kebiasaan diet seperti makan salad, minum kopi dan memasak dengan menggunakan minyak zaitun akan menimbulkan hasil yang sebaliknya jika Anda melakukan kesalahan tertentu. Kebiasaan seperti menambahkan topping di atas salad justru akan membuat diet Anda gagal.

Berikut 6 hal yang dapat menggagalkan program diet Anda, seperti dilansir dari prevention, antara lain:

 
1. Anda mengoleskan selai kacang dalam roti
Selai kacang dalam roti menyediakan lemak sehat dan protein, tetapi juga menghasilkan 94 kalori setiap satu sendok makan. Selai kacang memang merupakan camilan sehat, tetapi akan merusak program diet Anda tanpa Anda sadari.


2. Anda makan ubi jalar yang digoreng
Ubi jalar mengandung beta-karoten vitamin C, asam folat, kalium, dan serat yang jika ditotal hanya akan menghasilkan sekitar 100 kalori. Tetapi jika Anda makan ubi jalar dalam bentuk gorengan, maka jumlah lemak dan kalorinya akan meningkat. Tidak hanya itu, sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Food Sciencemenemukan bahwa sayuran tertentu, seperti zucchini, akan kehilangan beberapa kekuatan antioksidannya ketika digoreng. Ubi jalar tidak akan merusak diet Anda jika diolah dengan cara dipanggang.


3. Anda memasak makanan dengan minyak zaitun yang terlalu banyak
Minyak zaitun kaya akan lemak tak jenuh tunggal, yaitu jenis lemak baik yang dapat membantu menurunkan kolesterol LDL. Tetapi minyak zaitun juga menghasilkan sekitar 477 kalori dan 54 g lemak setiap seperempat gelas. Jika Anda tidak mengukur jumlah minyak zaitun yang Anda gunakan dalam masakan, program diet Anda akan gagal tanpa Anda sadari.

4. Anda menambahkan topping di atas salad
Manfaat sehat salad akan berkurang jika Anda menambahkan lebih dari satu topping padat kalori di atasnya, seperti keju, kacang dan buah kering. Keju mengandung lemak jenuh yang buruk terhadap diet Anda.Meskipun kacang mengandung lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda yang dapat membantu meningkatkan kolesterol HDL, porsi kecil kacang dalam salad dapat menambahkan hingga sekitar 185 kalori dan 18 g lemak.

5. Anda menambahkan bahan tambahan ke dalam kopi atau teh
Minum kopi atau teh memang bukan menjadi masalah pada orang yang sedang diet. Bahkan, kedua minuman ini telah dikaitkan dengan sejumlah manfaat kesehatan, termasuk penurunan risiko penyakit jantung dan kanker. Tetapi kalori dan lemak jenuh akan mengancam diet Anda jika Anda menambahkan sirup manis, madu, krim, atau susu pada kopi atau teh. Madu mungkin tampak seperti bahan alam yang sehat sebagai alternatif gula, tetapi faktanya madu menghasilkan 21 kalori per sendok teh dibandingkan gula yang hanya 16 kalori.

6. Anda menggunakan bumbu berkalori tinggi ketika memasak
Memilih makan ayam panggang tanpa kulit telah merupakan langkah yang bijaksana, tetapi Anda perlu berhati-hati dengan bumbu. Saus barbeque pada ayam panggang mengandung banyak gula, yang menghasilkan sekitar 94 kalori setiap seperempat cangkir. Batasi penggunaan saus yang mengandung gula untuk membumbui ayam dan lebih baik menggunakan bumbu cabai merah atau merica.



By:Linda Mayasari - detikHealth

0 komentar:

Template by : kendhin x-template.blogspot.com